Senin, 23 Mei 2022

Kejaksaan Tarik Empat Kendaraan Dinas Milik Pemkab Sarolangun

Senin, 29 November 2021 | 18:43:55 WIB


/ Metrojambi.com

 SAROLANGUN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sarolangun melakukan penarikan terhadap empat unit kendaraan dinas milik pemerintah daerah setempat, yang sebelumnya dikuasai oleh mantan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sarolangun.

Pantauan Metrojambi.com, tiga kendaraan sudah diamankan di parkiran Kejari Sarolangun, yakni Mitsubishi Pajero BH 6 AZ, Toyota Fortuner BH 1235 SZ, dan Nissan Navara BH 9384 SZ.

Kasi Datun Kejari Sarolangun, Reza Fikri Dharmawan mengatakan penarikan kendaran dilakukan atas dasar Surat Kuasa Khusus (SKK) yang diberi oleh Pemkab Sarolangun.

"Pemda memberikan SKK ke Kejaksaan diteruskan ke Datun. Dan Datun melakukan pencarian dan penarikan," kata Reza, Senin (29/11).

Menurut Reza, pihaknya bersifat membantu pemerintah daerah dalam upaya mengembalikan aset negara milik Pemkab Sarolangun tersebut.

Reza menambahkan, terdapat empat kendaraan yang akan diamankan dan akan diserahkan ke pemerintah daerah.

Selain itu, penarikan kendaraan diungkap karena yang bersangkutan tidak lagi menduduki suatu jabatan. Sementara satu kendaraan lain akan menyusul diamankan di Kejaksaan.

"Sebenarnya ada empat dan satu lagi masih jalan kemari, jenis Toyota Avanza BH 1246 SZ," ujarnya.

Reza mengungkap, belum diketahui pasti penyebab yang bersangkutan lamban melakukan pengembalian. Kata dia, tidak terdapat perlawanan saat melakukan penarikan.

"Nanti dari pihak kejaksaan akan mengembalikan ke pemda dan merekalah nanti yang menentukan apakah mobil ini disalurkan kemana lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sarolangun, Endang Abdul Naser mengungkap empat kendaraan berhasil diambil dari mantan pimpinan dan dewan.

"Empat hari ini alhamdulilah sudah clear dan dua lagi masih dilacak pihak Kejaksaan. Kita bersyukur aset kita sudah pulang dan otomatis MCP kita nilainya bertambah," kata Endang.

Menurut Endang, masih terdapat dua kendaraan dinas lain yang dimiliki oleh mantan pejabat dilingkungan Pemkab Sarolangun.

Ked epan, dengan menggandeng pihak kejaksaan melalui kasi Datun akan mengembalikan lagi secara persuasif.

Lebih lanjut Endang mengatakan, untuk peruntukannya akan dialihkan ke Instansi yang diperlukan. "Nanti akan ke daerah, kalau aset Setda akan kembali ke Setda kalau aset Sekwan akan ke Sekwan," katanya.

Sementara itu, untuk dua aset lainnya yang masi dilakukan pencairan akan dipusatkan lagi data yang kemungkinan dimiliki satu orang. "Dua ini ya masih dengan satu orang dan ini akan kita validkan lagi datanya," tutupnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments