Senin, 23 Mei 2022

Belasan Tahanan yang Kabur dari Lapas Anak Masih Buron

Empat Orang Ditangkap, Empat Lagi Menyerahkan Diri

Rabu, 17 November 2021 | 06:08:29 WIB


Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo melakukan pengecekan pasca puluhan tahanan Polres Batanghari kabur dari LPKA Muarabulian, Senin (15/11)
Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo melakukan pengecekan pasca puluhan tahanan Polres Batanghari kabur dari LPKA Muarabulian, Senin (15/11) /

 MUARABULIAN - Polisi terus memburu belasan tahanan yang kabur dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak Muarabulian pada Senin (15/11) dinihari lalu. Hingga Selasa (16/11) malam, sudah empat orang yang ditangkap dan empat lainnya menyerahkan diri.

“Empat orang ditangkap di areal perkebunan di wilayah Batanghari, empat orang lagi diserahkan oleh keluarga kepada kepolisian,” ungkap Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto, Selasa.

Dengan demikian, dari 24 orang yang kabur, sudah sembilan orang yang kembali. Satu orang lebih dulu menyerahkan diri hanya beberapa jam setekah kabur. Sisanya, sebanyak 15 orang masih dalam perburuan  tim gabungan dari Polda Jambi dan Polres Batanghari.

Polisi mengimbau warga  melapor bila melihat orang yang tak dikenal dan mencurigakan. Para tahanan yang kabur dari lembaga yang biasa disebut Lapas Anak di Sungaibuluh itu juga diminta menyerahkan diri.

Sebanyak 24 tahanan kabur dari LPKA Muarabulian sekitar pukul 01.30 WIB pada Senin (16/11) dengan memanfaatkan kelalaian petugas. Sebanyak 16 orang merupakan tahanan Sat Narkoba, empat orang tahanan Sat Reskrim dan tiga orang titipan kejaksaan.

 

Informasi yang didapat, pemeriksaan tahanan oleh petugas jaga terakhir kali dilakukan pada Minggu (14/11), pukul 21.30 WIB, beberapa jam sebelum kejadian. Para tahanan diduga mulai mempersiapkan pelarian sekitar pukul 22.00 WIB.

 

“Diduga karena ada kelalaian personel, kini sedang diperiksa di Propam Polda,” ungkap Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo usai meninjau langsung lembaga pembinaan tersebut pada Senin (15/11) siang.

Dari pemeriksaan sementara sejumlah saksi, pelarian diduga diotaki tahanan kasus narkoba bernama Ledi Azwar. Ledi berhasil keluar setelah merusak besi behel jendela ruangan dengan kayu balok.

Begitu keluar, dia mencuri kunci di kantong baju petugas jaga yang sedang tak ada di tempat. Kemudian, dia membuka kunci sel tempat para rekannya sesama tahanan dikurung.

Dibantu tahanan lain bernama Amin, para tahanan berhasil kabur keluar tembok dengan memanjat tali yang dibuat dari kain sarung.

Kepala LPKA Kelas II Sungaibuluh Marojahan Doloksaribu menyebutkan bahwa penghuni yang kabur merupakan tahanan dari Polres Batanghari. Katanya, karena gedung Polres Batanghari sedang direhab dan direnovasi, puluhan tahanan ditempatkan di LPKA.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jambi M Jahari Sitepu mengatakan, Polres meminjam satu blok bangunan sejak Maret 2021 lalu.

Blok yang dipakai, kata Jahari, berbeda dari blok tahanan LPKA. “Blok yang dipinjam pakai itu bekas blok tahanan perempuan yang saat ini telah memiliki Lapas Perempuan khusus,” ujarnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments