Selasa, 16 Agustus 2022

Delapan Tahun Buron, Terdakwa Kasus Minyak Ilegal Ditangkap Kejati Jambi di Sumut

Senin, 18 April 2022 | 14:11:30 WIB


Tim Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi berhasil menangkap Zuliadi Sipayung, terdakwa kasus minyak ilegal yang telah delapan tahun buron.
Tim Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi berhasil menangkap Zuliadi Sipayung, terdakwa kasus minyak ilegal yang telah delapan tahun buron. / Metrojambi.com

JAMBI - Tim Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi berhasil menangkap Zuliadi Sipayung, terdakwa kasus minyak ilegal yang telah delapan tahun buron.

Zuliadi ditangkap pada Sabtu (16/4) malam sekira pukul 23.15 WIB, di daerah Serdangbedagai, Provinsi Sumatera Utara. Hari ini, Senin (18/3), Zuliadi yang telah buron sejak 2013 lalu telah dibawa ke Jambi guna proses lebih lanjut.

Asisten Intelijen Kejati Jambi Jufri mengatakan, penangkapan terhadap Zuliadi Sipayung dilakukan bekerja sama dengan Kejati Sumatera Utara (Sumut).



Jufri menyebutkan, Zuliadi merupakan terdakwa kasus pengangkutan minyak solar sulingan (minyak bayat) tanpa izin sebanyak  1.250 liter yang diangkutnya pada tanggal 10 April 2013 menggunakan mobil Toyota Kijang LGX Nopol BH 1142 LG.

Saat itu, Zuliadi ditangkap di Jalan Raya Lintas Simpang Bajubang, Kecamatan Mesong, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi.

"Terdakwa diancam pidana sesuai pasal 53 huruf b Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan denda paling banyak 40 miliar," kata Jufri, Senin (18/4).

Ia menyampaikan, sebelum diamankan Tim Tabur Kejati Sumut dan Kejati Jambi Terdakwa Zuliadi Sipayung ini sudah dilakukan pelimpahan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Sengeti namun pada saat dilaksanakan persidangan terdakwa tidak hadir sehingga telah ditetapkan buron sejak Nopember 2013 sesuai Surat Penunjukan JPU No. PRINT-888/N.5.18/Euh.2/10/2013 tanggal 18 Oktober 2013.

"Hari ini terdakwa sudah berada di Kejati Jambi guna diproses lebih lanjut untuk segera dilimpahkan kembali ke pengadilan. Sambil menunggu penetapan sidang, terdakwa rencananya akan ditahan di Polres Muarojambi," ungkapnya.


Penulis: Ichsan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments