Senin, 27 Juni 2022

Semua Kontraktor Pemberi Uang ke Apif Mengaku Dapat Paket Proyek Miliaran

Kamis, 21 April 2022 | 21:14:51 WIB


/ Metrojambi.com

 JAMBI – Sejumlah kontraktor atau rekanan Dinas PUPR Provinsi Jambi menjadi saksi dalam sidang perkara suap kotak palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2018 dan gratifikasi dengan terdakwa Apif Firmansyah, di Pengadilan Tipikor Jambi, Kamis (21/04).

Dari 16 saksi yang dihadirkan sebagian besar adalah rekanan Dinas PUPR Provinsi Jambi. Antara lain, Joe Fandy Yoesman alias Asiang, Agus Rubianto, serta Andi Putra Wijaya bersama kakaknya Dedi Masiuni.

Lalu, Arwin Rosadi, Komarudin, Kendrie Aryon alias Akeng, Musa Efendi, Teguh Prihantoro, Yosan Tonius alias Atong, dan Timbang Manurung yang datang terlembat.

Dalam sidang yang diketuai Yandri Roni, semua saksi mengaku memberikan uang kepada Apif, orang kepercayaan Gubernur Jambi Zumi Zola ketika itu. Dan, sebagai imbalannya semuanya mendapatkan paket pekerjaan.

Seperti Akeng, ia memberikan uang pinjaman kepada Apif melalui Muhammad Imanuddin alias Iim sejumlah Rp 500 juta. “Uangnya saya serahkan di parkiran BRI Jambi,” ujar Akeng saat ditanya jaksa KPK.

Kepada jaksa, Akeng membenarkan dirinya mendapat pekerjaan peningkatan jalan di Sarolangun. “Ya, jalan di Sarolangun,” katanya tanpa menyebut lebih detail lagi.

Saksi Andi Putra Wijaya juga mengakui memberikan uang sejumlah Rp 1,2 miliar. Pertama pada bulan Mei 2017 sejumlah Rp 200 juta, dan kedua sejumlah Rp 1 miliar melalui stafnya.

Terungkap juga dalam persidangan Andi Putra Wijaya mendapat tiga paket pekerjaan jalan di Kerinci dengan nilai total lebih kurang 50 miliar. Salah satunya peningkatan jalan Sanggarang Agung-Sungaipenuh.

Saksi lainnya Timbang Manurung juga mengaku memberikan uang sejumlah Rp 1 miliar dalam dua tahap. Pertama 400 juta di Showroom Iim, kedua Rp 600 juta di rumahnya di Kelurahan Mayangmangurai, Kecamatan Alambarajo, Kota Jambi.

Timbang juga mendapat paket pengerjaan jalan di Kota Jambi senilai Rp 14 miliar. “Proyek jalan di Kota Jambi,” katanya.

Usai sidang, jaksa Rahmad Hidayat menegaskan semua saksi mengaku pernah diminta uang oleh Apif untuk kepentingan Zumi Zola dan timbal baliknya mereka diberi proyek.

"Semua saksi tadi mengaku mendapat proyek. Nilai proyeknya bervariasi sesuai dengan yang yang diberikan," katanya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments