Selasa, 16 Agustus 2022

Libur Lebaran, Objek Wisata di Kerinci dan Sungaipenuh Dibuka untuk Umum

Kamis, 28 April 2022 | 13:08:53 WIB


Obyek wisata Taman Pertiwi di Desa Pendung Talang Genting, Kecamatan Danau Kerinci
Obyek wisata Taman Pertiwi di Desa Pendung Talang Genting, Kecamatan Danau Kerinci / dok/metrojambi.com

SUNGAIPENUH - Selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah, seluruh objek wisata di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh, baik milik pemerintah maupun pihak swasta akan dibuka untuk masyarakat umum.

Pembukaan objek wisata ini menyusul diperbolehkannya masyarakat bersilaturahmi bersama orang tua, keluarga maupun teman kerabat di kampung halaman masing-masing.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci Juanda Sasmita menyebutkan, menyambut libur Hari Raya Idul Fitri ini, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan terkait pengelolaan objek wisata yang kembali diserahkan kepada pihak ketiga seperti pada tahun-tahun sebelumnya, dan kerena saat ini Kabupaten Kerinci berada pada level 1, maka kapasitas pengunjung diperboleh mencapai 100 persen.

"Untuk mengantisipasi agar tidak ada klaster baru penyebaran virus Covid-19, para pengunjung objek wisata diminta harus tetap mematuhi protokol kesehatan, minimal wajib menggunakan masker," ungkap Juanda, Kamis (28/4).

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sungaipenuh Zulwachdi mengatakan, dengan dibukanya objek wisata pada libur hari raya ini, diyakini kunjungan wisatawan di Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci akan meningkat, sehingga berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

"Kalau kunungan wisata meningkat, otomatis ini juga akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," ujarnya.

Menghadapi libur Hari Raya Idul Fitri ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh juga menghimbau kepada seluruh pengelola objek wisata, agar menjaga kesiapan dan keamanan fasilitas objek wisata guna menjamin keselamatan wisatawan maupun pengunjung.

Bahkan pemerintah daerah juga akan membentuk tim untuk melakukan pemantauan di setiap objek wisata.


Penulis: Dedi Aguspriadi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments