Kamis, 7 Juli 2022

Minyak Goreng Berandil Dorong Inflasi di Jambi Pada April

Kamis, 12 Mei 2022 | 10:39:27 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Minyak goreng merupakan salah satu komoditi yang memiliki andil cukup basar terhadap terbentuknya inflasi di Provinsi Jambi sebesar 1,50 persen pada bulan April 2022.

"Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi di Jambi bulan April salah satunya minyak goreng," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi Agus Sudibyo, Kamis (12/5).

Agus Sudibyo menjelaskan inflasi di Jambi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada delapan kelompok pengeluaran.

Diantaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 1,79 persen. Kemudian kelompok pakaian dan alas kaki naik 0,71 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga naik 0,82 persen dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 1,34 persen.

Kemudian indeks harga kelompok transportasi naik 4,25 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman naik 1,59 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 0,93 persen dan kelompok kesehatan naik 0,02 persen.

"Laju inflasi tahun kalender dan inflasi year on year masing-masing sebesar 3,20 persen dan 4,73 persen," kata Agus Sudibyo.

Sementara itu nilai tukar petani (NTP) Provinsi Jambi pada bulan April naik 1,04 persen dibandingkan dengan NTP pada bulan Maret 2022. Pada bulan Maret NTP Provinsi Jambi sebesar 142,38, naik menjadi 143,87 pada bulan April 2022.

Kenaikan NTP tersebut disebabkan oleh naiknya indeks harga hasil produksi pertanian lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang di konsumsi oleh rumah tangga maupun kenaikan biaya produksi dan penambahan barang modal.

"Kenaikan NTP tersebut berdasarkan pantauan harga-harga pedesaan yang ada di sepuluh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi pada bulan April," kata Agus Sudibyo.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments