Selasa, 28 Juni 2022

Balita di Tebo Jadi Korban Pembacokan Ibu Kandung

Rabu, 18 Mei 2022 | 07:31:07 WIB


/ Metrojambi.com

 MUARATEBO - Seorang balita di Kabupaten Tebo harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah menjadi korban pembacokan yang dilakukan ibu kandungnya sendiri. Peristiwa itu terjadi di Desa Bangunseranten, Kecamatan Muaratabir, Kabupaten Tebo, Selasa (17/5).

Informasi yang diperoleh Metrojambi.com, sekira pukul 12.30 WIB warga melihat korban yang masih berusia 13 bulan menangis di gendongan pelaku.

Warga tersebut sempat menanyakan kepada pelaku mengapa korban menangis. Bahkan warga tersebut sempat meminta korban untuk ditenangkan, namun pelaku tidak mau memberikannya.

Pelaku yang saat itu terlihat memegang kapak dan pisau, lalu membawa korban ke arah perkeban kelapa sawit. Karena curiga, warga yang sebelumnya melihat korban menangis lantas mengikuti pelaku.

Sesampainya ke kebun sawit, pelaku langsung membaringkan korban di tanah. Seakan tidak memiliki rasa iba, pelaku kemudian membacok pinggang korban menggunakan kapak sebanyak dua kali.

Warga yang melihat kejadian itu langsung berupaya merebut kapak dari tangan pelaku. Meski sempat melawan, namun warga berhasil merebut kapak dari tangan pelaku lalu membuangnya ke selokan.

Pelaku kemudian melarikan diri ke dalam perkebunan kelapa sawit. Sementara itu korban langsung dibawa warga ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tebo AKP Rezka Anugras saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan penyekidikan terkait kejadian itu.

Untuk korban sendiri, kata Rezka, telah dirujuk dari Puskesmas Muaratabir ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Korban mengalami luka robek di pinggang tengah sepanjang lebih kurang 10 cm,  dengan kedalaman luka kurang lebih 5 cm hingga mengenai tulang pinggang. Luka korban sudah dijahit kurang lebih 15 jahitan," kata Rezka.

Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega pada Selasa (17/5) malam juga sempat mendampingi korban saat mendapatkan penanganan di IGD rumah sakit.

"Luka diduga terkena benda tajam pada bagian pinggang belakang, kondisi saat ini emergency dan mengalami pendarahan aktif," kata Fitria.

Lanjutnya, bagi masyarakat yang mempunyai golongan darah O+, mohon kiranya dapat membantu anak tersebut. "Sekarang dalam keadaan kritis minta tolong bagi yang golongan darah O+ untuk membantu, saat ini masih dalam penanganan di RSUD Tebo," pungkasnya.


Penulis: Suci Ramadhan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments