Rabu, 29 Juni 2022

Hasil Mediasi, Truk Batubara Tetap Dilarang Melintas

Sabtu, 15 September 2018 | 11:59:17 WIB


Kapolres Batanghari saat melakukan mediasi antara warga dan pengusaha batubara
Kapolres Batanghari saat melakukan mediasi antara warga dan pengusaha batubara / Metrojambi.com

MUARABULIAN - Hingga hari ini, Sabtu (15/9), truk angkutan batubara tetap dilarang mintas di Desa Aur Gading, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari. Ini sesuai dengan hasil mediasi terkait insiden truk batubara menabrak rumah warga di Desa Aur Gading, Jumat (14/9) kemarin.

Kasat Intelkam Polres Batanghari AKP Tri Cahyono saat dikonfirmasi mengatakan, Kapolres Batanghari AKBP Mohamad Santoso langsung datang ke Mapolsek Bathin XXIV tidak lama setelah aksi pengrusakan terhadap truk batubara yang menerobos blokade warga, pasca insiden rumah ditabrak.

Dikatakan Tri, Kapolres Batanghari langsung melakukan mediasi. Warga diminta untuk tidak melakukan tindakan melawan hukum. Sementara itu, dua orang sopir truk batubara yang menabrak rumah dan menerobos blokade warga juga diamankan.

Tri menyebutkan, hasil mediasi ada tiga poin yang disepakati. Pertama, angkutan batubara untuk sementara waktu tidak boleh melintas di Desa Aur Gading.

Kedua, pihak perusahaan batubara memberikan santunan kepada pihak korban. Ketiga, pihak perusahaan batubara akan bertanggung jawab memperbaiki kerusakan rumah yang ditabrak, dan bertanggung jawab menenai biaya pengobatan Korban.

"Ada tiga poin yang disepakati. Salah satunya angkutan batubara untuk sementara waktu tetap dilarang melintas," ujar Tri, Sabtu (15/9).


Penulis: chy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments