Jumat, 1 Juli 2022

Dukcapil Tebo Dorong Masyarakat Sadar Adminduk

Rabu, 24 November 2021 | 11:20:45 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARATEBO - Guna mencapai satu peta, satu data, satu kebijakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo mendorong suksesnya program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (Adminduk).

Akses data kependudukan akan terus dimutakhirkan sehingga berbagai pelayanan publik yang terintegrasi dan terpadu terwujudkan.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Indri Cherani SKom mengatakan, pihaknya terus menjemput bola ke desa dalam wilayah Kabupaten Tebo.

"Supaya dapat melayani masyarakat, sehingga bisa langsung dilakukan perekaman Kartu Keluarga maupun KTP. Terpenting orang yang bersangkutan bisa hadir," ujarnya, Rabu (24/11/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Tebo, Drs Supriyanto menyebutkan, layanan integrasi ke desa-desa tersebut untuk menghasilkan data kependudukan yang akurat.

Dikatakannya, dokumen kependudukan yang menjadi bagian dari integrasi data administrasi warga antara lain nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), akta kelahiran, akta kematian dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Menurutnya, data kependudukan yang baik adalah modal bagi tercapainya berbagai pelayanan publik yang baik dan tepat sasaran. Sebab, hanya dengan data kependudukan, kebijakan akan terumuskan dengan tepat.

"Manfaat dari tertib Administrasi Kependudukan (Adminduk) itu bukan hanya pada pemerintahnya. Jika warga memiliki catatan Adminduk yang baik, maka kami, Pemerintah Kabupaten Tebo bisa melayani warga dengan baik," sebutnya.

Kewajiban negara, kata Supriyanto, tidak dapat dituntaskan bila warga tidak memiliki Adminduk yang baik.

Berbagai pelayanan publik seperti menyiapkan asuransi kesehatan memerlukan NIK yang terintegrasi dalam dokumen kependudukan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Dirinya berharap, warga memiliki kesadaran untuk melengkapi semua yang menjadi kebutuhan Adminduknya dengan tertib. Sehingga Kabupaten Tebo akan dengan mudah menunaikan kewajibannya untuk seluruh warga.

Terutama melalui NIK problem redundansi dalam pelayanan publik bisa teratasi. Warga tidak perlu lagi mengisi formulir yang sama berulang-ulang untuk berbagai pelayanan publik. Dengan mengetik NIK, warga bisa langsung mengakses berbagai layanan publik yang diinginkan.

"Yang tidak kalah penting, kita menginginkan agar masyarakat ketika mendatangi instansi-instansi pemerintah tidak perlu mengisi formulir yang sama berulang-ulang. Dengan NIK, ia langsung bisa mendapatkan pelayanan," katanya.


Penulis: Suci Ramadhan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments