Senin, 26 September 2022

Tambah Kuota Taruna, Bupati Tandatangani Addendum Pemkab Tanjabbar dengan STTD

Senin, 23 Mei 2022 | 14:15:45 WIB


/ ist

 BEKASI - Bupati Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag menghadiri acara penandatanganan addendum dengan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi terkait penambahan kuota Taruna STTD untuk Kabupaten Tanjabbar, Senin (23/5).

Anwar Sadat dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan addendum perjanjian kerjasama dengan STTD merupakan salah satu upaya Pemkab Tanjabbar dalam mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

"Saya selaku bupati secara pribadi sangat berterima kasih dan mengapresiasi sambutan baik dari pihak Sekolah Tinggi Tranportasi Darat dalam penambahan kuota penerimaan Taruna dari Kabupaten Tanjab Barat. STTD merupakan sekolah kedinasan untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara, sehingga perekrutannya melalui mekanisme yang telah diatur negara dan kami akan selalu mengikuti segala peraturan dan mekanisme yang ada," kata Anwar Sadat.

Ditambahkannya, prospek mahasiswa lulusan STTD adalah mempersiapkan generasi yang handal dalam bidang transportasi darat dan tentu hal ini sangat dibutuhkan dalam menata transportasi darat di Kabupaten Tanjab Barat.

"Kami berharap putra-putri yang kami kirim setelah selesai di STTD dikembalikan bertugas ke daerah karena kami kekurangan ASN dibidang transportasi darat," ujar Anwar Sadat.

"Lulusan STTD sebagai tenaga handal dan potensial nantinya diharapkan inovasi dan kreatifitasnya di bidang masing-masing agar Kabupaten Tanjab Barat lebih cepat mengejar ketertinggalan dibidang transportasi darat dibanding daerah lain," katanya menambahkan.

Sementara itu, Wakil Direktur I Politeknik Transportasi Darat Indonesia I Made Suharta S.SIT, MT mengatakan, sampai saat ini 245 pemerintah daerah telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan STTD. Salah satunya Pemkab Tanjab Barat yang telah menjalin kerja sama dari 4 Agustus 2017, selanjutnya akan melaksanakan addendum pada tahun ini.

"Penandatanganan addendum ini akan membuka peluang kerjasama lain di bidang transportasi selain program pola pembibitan, bisa juga berupa studi bidang transportasi, penelitian dosen, pelaksanaan diklat, bahkan sampai pelaksaan PKL para taruna STTD," ujarnya.

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Hidayat, SH, MH, Kepala BKPSDM H. R. Gatot Suwarso, SH, MM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Dahlan, S.Sos, M.Si, Kabag Kerjasama Dwikora, ST, dan para pejabat di lingkungan Politeknik Tranportasi Darat Indonesia-STTD.


Penulis: */eko
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments