Kamis, 7 Juli 2022

Erayani Trauma Pria

Sidang Kasus Heboh Pernikahan Sejenis Ahnaf Arrafif dan Nur Aini

Rabu, 22 Juni 2022 | 08:26:24 WIB


Ahnaf Arrarif, terdakwa penipuan gelar pendidikan menggegerkan warga Jambi, daerah lain, hingga menjadi pemberitaan media-media massa negeri jiran Malaysia. Pasalnya, Ahnaf Arrarif sebenarnya adalah perempuan, bukan laki-laki. Namun, istrinya yang tak mau disebut namanya, baru mengetahui fakta tersebut setelah mereka 10 bulan menikah.
Ahnaf Arrarif, terdakwa penipuan gelar pendidikan menggegerkan warga Jambi, daerah lain, hingga menjadi pemberitaan media-media massa negeri jiran Malaysia. Pasalnya, Ahnaf Arrarif sebenarnya adalah perempuan, bukan laki-laki. Namun, istrinya yang tak mau disebut namanya, baru mengetahui fakta tersebut setelah mereka 10 bulan menikah. / Instagram/suara.com

JAMBI - Sidang lanjutan kasus pernikahan sejenis antara Ahnaf Arrafif alias Erayani (28) dengan Nur Aini (22) digelar di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (21/6). Pengadilan baru menyidangkan laporan soal penggunaan sederetan gelar palsu oleh Erayani.

Dalam sidang terungkap, saat menikahi Nur Aini 10 bulan lalu, Erayani mengakui dirinya seorang pria bergelar dokter lulusan New York, Amerika Serikat. Dia menyandang gelar SpBS, SArt, ST, SH, dan SHum.

Baca juga : Erayani Ngaku Trauma dengan Laki-laki dan Senang Disayang Perempuan

Ternyata, semua gelar perempuan asal Lahat, Sumatera Selatan, itu palsu. Saksi ahli yang didatangkan dari Direktorat Jenderal Dikti, Kementerian Pendidikan, Khozin Alfani, menegaskan bahwa semua gelarnya adalah gelar akademik di Indonesia.

Namun, diketahui bahwa Erayani tidak pernah menamatkan pendidikan untuk mendapatkan gelar-gekar tersebut. Menurut Khozin, seseorang yang tidak pernah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi dilarang menggunakan gelar akademik dan profesi.

“Orang yang mengunakan gelar syaratnya harus terdaftar di perguruan tinggi dan dinyatakan lulus," terang Khozin melalui aplikasi Zoom Meeting dalam sidang yang dipimpin Alex Pasaribu.

Baca juga : Pelaku Penipuan Pernikahan Sesama Jenis Pernah Menjadi Imam dan Laksanakan Salat Jumat

Gelar-gelar yang disandang Erayani itu memunculkan tanda tanya karena diperoleh dalam waktu lima tahun. Saksi ahli menyebutnya mustahil. “Kalau memang ada, itu sangat luar biasa. Tapi saya tidak pernah ketemu,” tegas Khozin.

Dia juga menjelaskan, gelar SArt itu tidak ada. “Sebab, di Indonesia untuk bidang seni dikenal gelar SSn (sarjana seni),” tambahnya.

Jaksa Sukmawati menegaskan, Erayani hanya lulusan SMP, bukan sarjana, apalagi dokter. 

Nama Ahnaf Arrafif heboh setelah dilaporkan oleh keluarga Nur Aini, perempuan yang dinikahinya 10 bulan lalu, ke polisi. Mereka menikah secara siri pada 18 Juli 2021 di rumah keluarga Nur Aini, Kenaliasam Bawah, Kotabaru, Jambi.

Kepada keluarga Nur Aini, Ahnaf mengaku laki-laki. Namun dia tidak menunjukkan kartu identitas dengan dalih sedang dalam pengurusan karena ada perubahan.

Belakangan diketahui bahwa dia ternyata seorang perempuan bernama Erayani. Identitas asli ini terungkap setelah mertuanya meminta dia membuka baju. Ibu Nur Aini curiga karena setiap keluar kamar mandi dia selalu berpakaian lengkap.

Pengadilan belum menyidangkan laporan pemalsuan identitas oleh Erayani, tetapi baru menyidang kasus pemakaian gelar palsu.

Kuasa hukum Erayani, Ineng Sulastri, mengatakan bahwa pemakaian gelar oleh kliennya atas kemauan orangtua Nur Aini. “Orang yang menyuruh membuat gelar itu,” kata Ineng usai persidangan.

Menurut Ineng, awalnya Erayani dan Nur Aini berkenalan di aplikasi Tantan. Satu bulan setelah itu keduanya menikah siri. “Saat perkenalan, memang terdakwa mengaku laki-laki,” ujar Ineng.

Sebelum menikah, mereka membuat undangan dan suvenir.  Nah, kata dia, orang tua Nur Aini meminta menambahkan titel agar dihargai warga di tempat tinggalnya dan kerabat. “Terdakwa sudah memberitahu dia tamatan SMP,” terang Ineng.

Menurut Ineng, kliennya mengaku sebagai laki-laki karena terlanjur sayang dengan Nur Aini. Dia juga ingin disayang perempuan karena trauma dengan laki-laki. Erayani berasal dari keluarga broken home.

Katanya, Erayani juga pernah berpacaran. Namun trauma masa lalu menjadikannya penyuka sesama jenis. “Dia juga pernah (punya pasangan) lesbi saat bekerja di Bogor, di suatu pabrik. Tapi tidak tahu dengan siapa,” tutupnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Joni Rizal



comments