Rabu, 28 September 2022

Sampaikan Replik, Kuasa Hukum Minta Hakim Kabulkan Gugatan Karyawan

Selasa, 02 Agustus 2022 | 22:51:42 WIB


/ Istimewa

JAMBI – Kuasa hukum karyawan PT Hutan Alam Lestari (HAL), Riski Lionanto meminta majelis hakim untuk menolak eksepsi tergugat dan mengabulkan gugatan karyawan terhadap perusahaan.

Permohonan penggugat ini dituangkan dalam nota replik tertulis yang diserahkan kepada majelis hakim diketui Romy Sinatra dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Selasa (02/08) kemarin.

Baca juga : Hak Karyawan Tidak Dibayar, PT Hutan Alam Lestari Digugat ke Pengadilan

Sidang gugatan perselisihan hubungan industrial antara karyawan dengan perusahan yakni PT HAL ini merupakan kali ketiga dengan agenda penyamapaian nota replik untuk menjawab nota eksepsi tergugat.

Dalam jawaban secara tertulis itu, Riski, menegaskan bahwa kliennya benar menjabat direktur. Tetapi kata dia, jabatan itu adalah direktur karir.

Menurutnya pengangkatan penggugat Husin sebagai direktur, hanya untuk mewakili perusahaan dalam urusan PKPU di Medan, Sumatera Utara. “Klien kita ditunjuk mewakili perusahaan,” tegasnya usai sidang.

Baca juga : Tergugat Persoalkan Jabatan Direktur, Begini Jawaban Penggugat

Riski mengatakan, pada persidangan minggu depan ia akan menyampaikan bukti kliennya sebagai karyawan. “Kita meminta kepada majelis hakim untuk menolak eksepsi dan mengabulkan gugatan kami,” tegasnya.

Selanjutnya, majelis hakim pun menegaskan agar melengkapi salinan akta yang belum dilengkapi oleh kuasa tergugat. Ini berkaitan erat jika pemberi kuasa memang berwenang karena direktur utama pernah mengatakan jika ia sudah mundur.

“Pihak kuasa tergugat baru memperlihatkan akta asli saja dan salinan harus diserahkan ke pengadilan sebagai dasar majelis hakim. Seperti sejak awal saya katakan, jika direktur utama (PT HAL) sudah mundur, tapi kok masih bisa memberikan kuasa,” tutup Riski.

Terpisah, Ferdian Sutanto kuasa hukum PT HAL, menegaskan jika pihaknya konsen pada perkara nomor 14 jika penggugat adalah karyawan. Namun, saat diajukan eksepsi, penggugat adalah seorang direktur.

“Pihak penggugat mengakui, tapi menurut mereka adalah direktur karir. Artinya apa? Mereka mengakui jadi direktur karena namanya ada dalam sebuah akte dan juga sudah akui. Ini kita buktikan, kita tunggu hasil persidangan,” pungkasnya.


Penulis: Ria
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments