Rabu, 28 September 2022

Gubernur Jambi Kumpulkan Bupati dan Walikota Bahas Inflasi Kota Jambi dan Muara Bungo

Kamis, 04 Agustus 2022 | 15:31:51 WIB


Gubernur Jambi Al Haris
Gubernur Jambi Al Haris / Istimewa

JAMBI - Gubernur Jambi Al Haris melakukan pertemuan dengan Bupati dan Walikota se Provinsi Jambi melalui Zoom Meeting, bertempat di rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (4/8/2022).

Pertemuan tersebut membahas inflasi yang terjadi di Kota Jambi dan Muara Bungo, dimana inflasi di dua daerah itu pada awal Agustus 2022 ini tertinggi secara nasional.

Al Haris mengatakan, Kota Jambi dan Muara Bungo merupakan sampel dari Inflasi di Jambi. Untuk itu, dirinya melakukan pertemuan dan berkoordinasi dengan Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi untuk mencari solusi.

"Memang inflasi ini tidak mantap, karena ketika misalnya harga cabai tinggi dan itu penyumbang inflasi, bisa jadi besoknya survei lagi harganya cabai turun dan inflasinya normal atau stabil," kata Al Haris.

Ditambahkan Haris, ia meminta kepada Walikota dan Bupati serta Satgas Pangan di kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi untuk memastikan bahwa barang penyumbang Inflasi aman dan memiliki stok.

"Kemudian pastikan keterjangkauan harganya. Harganya harus stabil dimasyarakat dan distribusinya juga harus di pantau oleh mereka," katanya.

Selain itu, Al Haris juga berpesan kepada seluruh Satgas Pangan Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi agar selalu berkoordinasi jangan lengah.

"Kita harus terus koordinasi, karena kita memiliki satgas pangan di setiap daerah, jangan sampai mereka nanti lengah, tidak siap ketika ada komoditi hilang di pasaran seperti dulu kan minyak goreng langka, ketika barangnya langka tentu nanti harganya otomatis akan naik," katanya.

"Kita berharap tidak ada gejolak ditengah masyarakat, terkait dengan pangan ini," tambah Haris.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pada Juli 2022, Kota Jambi mengalami inflasi sebesar 1,30 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,52 dan Kota Muara Bungo inflasi sebesar 1,05 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,16.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Jambi Agus Sudibyo menerangkan laju inflasi tahun kalender dan year on year Kota Jambi pada bulan ini masing-masing sebesar 6,96 persen dan 8,55 persen. Sedangkan laju inflasi tahun kalender dan year on year Kota Muara Bungo masing-masing sebesar 6,94 persen dan 8,55 persen.

Menurut Agus, Inflasi Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks
harga pada tujuh kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 3,31 persen; kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 0,15 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,57 persen; kelompok perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,50 persen; kelompok Transportasi sebesar 0,38 persen; kelompok Pendidikan sebesar 0,38 persen; dan kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,56 persen.

"Dalam pembentukan inflasi Kota Jambi sebesar 1,30 persen, andil terbesar dan sangat dominan berasal dari kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 1,0684 persen. Diikuti oleh kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,1026 persen," kata Agus belum lama ini.

Adapun Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Jambi bulan Juli 2022 antara lain: cabai merah, bawang merah, bahan bakar rumah tangga, cabai rawit, daging ayam ras, shampo, mobil, sekolah dasar, cabai hijau dan sabun cair/cuci piring.

Hal serupa terjadi pada inflasi Kota Muara Bungo yang juga terbentuk karena adanya kenaikan indeks harga pada sembilan kelompok pengeluaran.


Penulis: Tri Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments