Jumat, 12 Agustus 2022

Butuh Ongkos ke Jakarta, Seorang Residivis Bawa Kabur Motor Marbot Masjid

Jumat, 05 Agustus 2022 | 17:22:43 WIB


/ Metrojambi.com

JAMBI – Jimmy Aldrian Kurniawan (24), warga Jalan Let Muda M Taher RT02 Lorong Cendana, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, kembali harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Pria yang merupakan residivis itu ditangkap setelah membawa kabur sepeda motor milik marbot Masjid Nur-Sa’adah yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminto, RT 005 Kelurahan Simpangtiga Sipin, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Kapolsek Kotabaru Kompol Dhadhag Anindito mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/7/2022) lalu. Saat itu, tersangka mendatangi kamar yang biasa ditempati korban.

“Saat masuk ke kamar, korban mendapati tersangka sedang bermain HP sambil berbaring di atas kasur korban,” kata Dhadhag, Jumat (5/8/2022).

Selanjutnya, korban meletakkan kunci sepeda motornya di atas kasur. Setelah itu, korban pergi ke luar kamar untuk melaksanakan salat.

“Selesai salat, korban mendapati sepeda motor yang diparkirkannya di depan pintu kamar sudah tidak ada lagi,” ujar Dhadhag.

Lebih lanjut, Dhadhag mengatakan sebelum melancarkan aksinya tersangka terlebih dahulu melakukan pengintaian terhadap korban. Dikatakan Dhadhag, selema beberapa hari tersangka selalu datang untuk mencaritahu dimana korban bisa meletakkan kunci sepeda motornya.

Ditambahkan Dhadhag, dari hasil pemeriksaan diketahui jika tersangka merupakan seorang residivis kasus yang sama pada tahun 2020 lalu.

Terkait kejadian ini, korban mengalami kerugian Rp 14.760.000. Untungnya, kata Dhadhag, sepeda motor korban belum sempat dijual oleh tersangka.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP terkait pencurian, dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara,” tandasnya.

Sementara itu, tersanga Jimmy mengaku setelah bebas dari penjara baru kali ini ia melakukan aksi kejahatan. Menurut Jimmy, ia membawa kabur motor korban untuk dijual karena butuh uang.

“Hasilnya untuk biaya ke Jakarta,” ujarnya.


Penulis: Ichsan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments