Rabu, 17 Agustus 2022

Keluarga Minta Polisi Ungkap Otak Pembunuhan Brigadir Yosua

Jumat, 05 Agustus 2022 | 19:11:58 WIB


Ramos Hutabarat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (5/8/2022)
Ramos Hutabarat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (5/8/2022) / Metrojambi.com

 JAMBI - Samuel Hutabarat, ayah mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang tewas ditembak di rumah dinas Irjen Pol. Ferdy Sambo, pada Rabu (2/8/2022) melakukan audiensi dengan Menkopolhukam Mahfud MD.

Dalam audiensi itu, Samuel turut didampingi keluarga besar Hutabarat se Jabodetabek. Dalam audiensi itu, Samuel meminta agar kasus kematian anaknya diusut hingga transparan.

"Kepada Menkopolhukam kami menyampaikan agar kasus ini diperiksa secara transparan semua oknum yang berupaya menghalang- halangi dan menutup- nutupi (obstruction of justice) perkara ini diproses secara hukum agar perkara ini terungkap siapa otak pelakunya," kata Ramos Hutabarat, kuasa hukum Vera Simanjuntak, kekasih mendiang Brigadir Yosua.

Ramos yang turut mendampingi orang tua Brigadir Yosua saat audiensi menambahkan, Menkopolhukam Mahfud MD menyampaikan jika permintaan mereka akan ditanggapi.

"Hasilnya kita didengar oleh Pak Menko sudah ditanggapi dan ada tindaklanjut penetapan tersangka kemarin. Kita ikuti saja dulu prosesnya," ujar Ramos saat dikonfirmasi di Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat (5/8/2022).

Ditambahkan Ramos, pihaknya juga mengapresiasi ketegasan Kapolri dengan memutasi 25 orang anggota Polri karena dinilai tidak profesional dalam menangani kasus Brigadir Yosua.

"Mereka memang harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka. Lagi diperiksa, nanti kita lihat perkembangannya. Dari pasal yang diterapkan oleh pihak Kepolisian itu akan ada tersangka baru lagi, karena ada yang menyuruh atau turut serta dalam pidana ini," kata Ramos.

Terkait kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua, Bareskrim Polri telah menetapkan Bharada Richard Eliezer sebagai tersangka. Selain itu, sejumlah perwira juga dicopot Kapolri, salah satunya Irjen Pol. Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam.


Penulis: Ichsan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments