Jumat, 12 Agustus 2022

Viral Video Aksi Geng Motor, Satreskrim Polresta Jambi Tangkap Pelaku Pemegang Sajam

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 07:24:27 WIB


/ Metrojambi.com

 JAMBI - Satu per satu anggota geng motor yang video aksinya sempat viral di media sosial ditangkap Tim Macan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Jambi.

Kali ini, penangkapan dilakukan terhadap Bima Junanta (21), warga Lorong Teratai, RT 28 Kelurahan Selamat, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Wakapolresta Jambi AKBP Ruli Andi Yunianto, didampingi Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Afrito Marbaro Macan, mengatakan jika Bima Junanta merupakan kelompok geng motor Lorong Jahit (Flamboyan).

Ruli menyebutkan, Rabu (3/8/2022) lalu beredar video kelompok geng motor yang memperlihatkan seorang pemuda mengucapkan kalimat tidak pantas sambil mengayunkan sebilah senjata tajam jenis samurai.

"Setelah mendapat informasi itu, Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku," kata Ruli, Sabtu (6/8/2022).

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya pada Kamis (4/8/2022) malam sekira pukul 23.30 WIB, Bima Junanta yang merupakan pemuda di dalam video, berhasil ditangkap.

"Dari hasil pemeriksaan, ternyata memang benar dalam video yang viral itu, seorang pemuda yang memegang sajam dan berkata kotor pelakunya Bima," ujarnya.

Ditambahkan Ruli, pada saat video itu direkam Bima Junanta sedang berboncengan sepeda motor dengan rekannya berinisial Y, yang saat ini dicari pihak kepolisian. Bima juga mengaku jika video tersebut direkam temannya sesama anggota geng motor, namun ia tidak mengetahui namanya.

"Alasan pelaku dalam rekaman video yang viral itu mengeluarkan kata-kata tidak pantas karena kelompok Kuningan tidak datang ke tempat yang dijanjikan untuk tawuran," jelas Ruli.

Dikatakannta lagi, awalnya Bima berada di Kost Alvin. Kemudian datang rekannya bernama Frem, minta bantuan untuk menyerang kelompok Kuningan.

Setelah berada di lokasi yang telah disepakati untuk tawuran, ternyata kelompok Kuningan tidak datang sehingga kelompok Lorong Jahit melakukan konvoi dan melintas di Cefe Pusuk Nauli yang mengakibatkan adanya dugaan tindak pidana pengeroyokan.

Saat meninggalkan Cefe Pusuk Nauli itulah rekan Bima merekam video yang kemudian viral di media sosial.

"Setelah kejadian itu pelaku sempat melarikan diri ke Bungo karena mengetahui sejumlah rekannya berhasil kita amankan. Namun saat dia kembali ke Jambi, langsung kita amankan," kata Ruli.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Afrito Marbaro Macan mengatakan bahwa video yang viral di media sosial merupakan video lama.

"Setelah dicek, itu video sekitar pertengahan Juli tahun 2022 lalu," kata Afrito.

Terhadap pelaku disangkakan pasal 170 KUHP tentang dugaan tindak pidana pengeroyokan dengan ancaman selama-lamanya tujuh tahun penjara. 


Penulis: Ichsan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments