Senin, 3 Oktober 2022

Beredar Informasi Sejumlah Bintara Remaja Dipukuli Senior, Ini Kata Kapolres Bungo...

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:24:00 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

MUARABUNGO – Beredar informasi sejumlah Bintara Remaja menjadi korban aksi kekerasan yang dilakukan oleh senior mereka. Informasinya, peristiwa itu terjadi di Asrama Perwira Polres Bungo, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Kapolres Bungo AKBP Wahyu Istanto Bram Widarso saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan Bram, pemukulan tersebut dilakukan hanya sebagai bentuk pembinaan oleh senior dan bukan merupakan sebuah penganiayaan.

Bram juga membantah jika pemukulan tersebut menyebabkan para Bintara Remaja itu babak belur seperti kabar yang tersebar di tengah masyarakat

“Memang benar ada kegiatan pembinaan disiplin oleh Bintara senior. Namun sangat disayangkan terjadi penggunaan kekerasan dalam pembinaan disiplin tersebut,” kata Bram, Senin (8/8/2022).

Atas kejadian tersebut, Bram mengatakan telah mengecek kondisi Bintara Remaja yang diduga mendapatkan tindakan kekerasan, dan semuanya baik-baik saja serta tidak mengalami gangguan kesehatan.

“Tadi malam saya bersama Kasi Kesehatan cek kondisi kesehatan mereka. Pada dasarnya semuanya dalam kondisi baik tidak ada yang mengalami gangguan kesehatan yang berarti,” ujarnya.

Bram menegaskan, apapun bentuk kekerasan yang dilakukan saat pembinaan tidak dibenarkan. Saat ini, pihaknya sedang melakukan proses pemeriksaan, serta mendalami siapa sebenarnya yang melakukan kekerasan dalam peristiwa tersebut.

“Meskipun demikian, penggunaan kekerasan tidak dapat ditolerir, sehingga semua yang terlibat dalam peristiwa tersebut sedang dalam proses pemeriksaan untuk mendapatkan kejelasan terkait perannya masing-masing, dan akan diberi sanksi sesuai perbuatan masing-masing,” tegasnya.

Akibat kejadian tersebut, diinformasikan sebanyak Propam Polda Jambi menurunkan tim ke Polres Bungo untuk menindaklanjuti kasus tersebut.


Penulis: Khairul Fahmi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments