Minggu, 2 Oktober 2022

Selain di Bajubang, Polda Jambi Juga Tangkap Penambang Minyak Ilegal di Bahar Selatan

Rabu, 22 Juni 2022 | 16:56:38 WIB


/ Metrojambi.com

 JAMBI - Selain di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Tim Opsnal Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi juga menangkap penambang minyak ilegal di Desa Bukit Subur Unit VII, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muarojambi.

Penangkapan dilakukan Selasa (17/5) lalu. Ada empat orang pelaku yang ditangkap, yakni Fitrah Romahdoni (22) sebagai pemolot, Rahmat (37) sebagai pemolot, Mat Rohan (53) sebagai pemolot, dan Piya Budi Mulyanto (45) sebagai pemolot.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Handoyo Yudhy Santoso mengatakan, tim mendapatkan informasi bahwa adanya kegiatan ekspitasi minyak bumi di Desa Bukit Subur Unit VII Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muarojambi.

"Setelah adanya informasi, tim kemudian menuju ke lokasi untuk melakukan pengecekan," kata Handoyo, Rabu (22/6).

Setelah dilakukan pengecekan, didapati satu orang yakni Fitrah Romahdoni di pondok yang berada di dekat sumur ilegal dirlling. "Dia istirahat karena sudah melakukan molot," ujar Handoyo.

Kemudian, didapati lagi satu orang yakni Rahmat yang sedang melakukan eksploitasi minyak bumi, dan didapati juga Mat Rohan yang sedang beristirahat.

"Setelah itu didapati lagi satu orang yakni Piya Budi Mulyanto yang sedang melakukan eksploitasi minyak bumi dengan cara memasukan pipa canting yang telah diikat dengan tali, kemudian ditarik dengan menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi," kata Handoyo.

Lebih lanjut Handoyo mengatakan, saat diinterogasi terkait izin dan legalitas pelaku tidak dapat memperlihatkan. "Para pelaku dan barang bukti kita amankan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Ditambahkan Handoyo, untuk kasus ini sendiri pihaknya masih mengembangkan untuk mengarah terhadap pemodal. "Masih kita dalami terkait siapa pemodalnya," ujar Handoyo.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni tiga unit sepeda motor modifikasi, tiga buah pipa canting besi, tiga rol tali tambang, tiga buah browel, tiga jerigen dengan kapasit lima liter berisikan cairan hitam yang serupa dengan minyak bumi.

Para pelaku sendiri dikenakan Pasal 40 angka 7 UU Nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja perubahan atas pasal 52 UU Nomor 22 tahun 2001 tentang migas Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana.

"Para pelaku diancam pidana paling lama 6 tahun penjara, dan denda 60 miliar," tandasnya.


Penulis: Ichsan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments