Senin, 3 Oktober 2022

Atlet Disabilitas Tuntut Kesetaraan Anggaran Pembinaan, Ini Tanggapan Gubernur Jambi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:16:07 WIB


Gubernur Jambi Al Haris
Gubernur Jambi Al Haris / Tri/Metrojambi.com

JAMBI – Belasan atlet disabilitas mendatangi gedung DPRD Provinsi Jambi pada Jumat, menuntut kepada eksekutif dan legislatif untuk kesetaraan anggaran pembinaan yang mereka nilai selama ini sangat jauh berbeda dengan atlet normal.

Menanggapi hal ini, Gubernur Jambi Al Haris kepada perwakilan Pengurus National Paralympic Committee (NPC) Jambi, mengatakan sebenarnya tidak ada diskriminasi antara atlet disabilitas dan lainnya.

Haris menyatakan, saat atlet disabilitas pulang dari perlombaan, dirinya menyambut di bandara. "Dan Saat itu mereka minta tambahan dana," katanya.

Adapun untuk anggaran selama ini, Haris menjelaskan pada APBD 2022 murni dianggarkan Rp 450 juta. Kemudian di APBD-P juga  dianggarkan Rp 450 Juta. Kemudian di APBD murni 2023 baru dianggarkan 400 Juta.

Soal penambahan anggaran, nantinya Pemerintah Provinsi Jambi akan melihat agenda atlet disabilitas ini ke depan, dan akan dimasukkan ke dana kegiatan Dispora.

"Nanti akan tetap kita akomodasi dan masukkan di kegiatan di Diskepora, yang dihibahkan tetap segitu, ini bukan berarti kita diskriminasi, tetap kita perhatikan melalui dana kegiatan di Dispora," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi Akhmad Bastari mengatakan sebenarnya tak ada diskriminasi. Buktinya, bonus atlet yang dapat emas Rp 300 juta di PON, Disabilitas juga dapat Rp 300 juta.

"Sama bonusnya, tidak ada diskriminasi," katanya.

Terkait diskriminasi pada kehidupan atlet sehari-hari,  Bastari menyatakan saat memang Rp50 ribu per hari.

"Yang tak diakomodir dewan itu seperti bayar honor mereka sama seperti PNS. Ada honor ada gaji, itu tak boleh menurut aturan. Sedangkan atlet Disabilitas ini juga kebanyakan adalah PNS," pungkasnya.


Penulis: Tri Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments