Rabu, 8 Februari 2023

18 Kasus Tabrak Lari Terjadi di Jambi Selama Agustus

Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:07:06 WIB


Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol. Dhafi
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol. Dhafi / Ichsan/metrojambi.com

JAMBI - Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi mencatat, selama Agustus 2022 terjadi 18 kasus tabrak lari di berbagai daerah di Provinsi Jambi. Beberapa diantaranya melibatkan truk angkutan batubara.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol. Dhafi mengatakan, kasus tabrak lari paling banyak terjadi di Kota Jambi dengan 10 kasus. Kemudian 4 kasus di Muarojambi, dan masing-masing 1 kasus di Batanghari, Tanjab Barat, Merangin, dan Bungo.

"Dari 18 kasus laka lantas tabrak lari tersebut, sebanyak 16 kasus telah selesai. Sedangkan, dua kasus lainnya masih dalam penyelidikan," kata Dhafi, Selasa (30/8/2022).

Dua kasus ini, kata Dhafi, pertama yakni kecelakaan motor dan mobil tronton di Simpang Rimbo yang mengakibatkan seorang dosen Universitas Jambi meninggal dunia, dan satu lagi kecelakaan di Tanjung Lumut antara mobil dan pejalan kaki.

"Untuk dua kasus itu masih terus dilakukan penyelidikan untuk mendapatkan identitas pelaku tabrak lari," ujarnya.

Terkait kcelakaan di Simpang Rimbo, Ditlantas Polda Jambi masih mengecek CCTV yang ada di sekitar area kejadian. Sedangkan, di Tanjung Lumut masih memeriksa saksi lain di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kita akan terus melakukan penyelidikan untuk dua kasus laka lantas tabrak lari ini agar bisa selesai dengan cepat," kata Dhafi.

Sementara itu, untuk mengurangi kemacetan di wilayah Paal 10 dan Simpang Rimbo di jam padat, dari sore pukul 18.00 WIB hingga pagi hari pukul 06.00 WIB, Ditlantas Polda Jambi telah mengambil langkah menggunakan sistem Automatic Traffic Light Control System (ATCS).


Penulis: Ichsan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments