Minggu, 4 Desember 2022

Pemkab Batanghari Vaksinasi Rabies 500 Hewan Peliharaan Warga

Kamis, 29 September 2022 | 14:03:42 WIB


Ilustrasi - Pelaksanaan penyuntikan rabies kepada hewan peliharaan.
Ilustrasi - Pelaksanaan penyuntikan rabies kepada hewan peliharaan. / (ANTARA/Hendra Nurdiansyah

BATANGHARI - Pemerintah Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi melakukan vaksinasi terhadap sedikitnya 500 hewan peliharaan yang dapat menjadi penular rabies sekaligus mengedukasi tentang cara perawatan yang baik dan benar.

"Pencegahan penyakit rabies yang diakibatkan gigitan binatang menjadi salah satu prioritas, ada 500 hewan peliharaan yang sementara ini menjadi target vaksin rabies," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari Drh Tuanku Hafiq di Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Kamis.

Ia menyebutkan, pemberian vaksin rabies yang merupakan bagian dari program pencegahan kasus rabies di Kabupaten Batanghari menggunakan vaksin bantuan dari pemerintah pusat.

"Ada 500 ekor hewan peliharaan masyarakat yang akan dilakukan suntik vaksin rabies, semuanya gratis tidak dipungut biaya," katanya.

Ia meminta kepada masyarakat untuk memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang cara memelihara binatang yang baik dan benar. Selain itu mampu melakukan langkah-langkah pencegahan serta mengetahui ciri-ciri hewan yang potensial menyebarkan rabies seperti anjing liar, kera dan lainnya.

Menurut Hafiq, tidak semua hewan itu mendapat perawatan dan pemeliharaan kesehatan secara baik dan benar. Namun dengan kepedulian masyarakat terhadap potensi paparan penyakit rabies, akan meminimalisasi terkena penyakit akibat virus itu.

Lebih lanjut dia menyebutkan, ada ratusan hewan peliharaan yang akan divaksin rabies. Kegiatan itu digelar di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Batanghari. Selain melakukan vaksinasi kepada hewan peliharaan juga memberikan edukasi dan bimbingan perawatan hewan itu melalui pelayanan hewan terpadu.

"Vaksin sendiri nantinya bersifat gratis sebab vaksin ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat," katanya.

Pelaksanaan vaksin rabies ini, kata dia akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Selain berdasarkan tingkat populasi hewan peliharaan atau rawan rabies di suatu daerah, juga berdasarkan pengajuan dari pemerintahan desa masing-masing.

Kegiatan itu selain untuk menjaga dan mengawal kesehatan masyarakat, juga dikaitkan dengan semangat peringatan Hari Rabies Sedunia. Vaksinasi rabies itu akan dimasifkan pelaksanaannya pada Oktober 2022.

"Untuk sasaran vaksinasi rabies ini untuk kucing dan anjing peliharaan, bahkan jika ada hewan lainnya seperti kera juga akan diberikan vaksin rabies," kata Tuanku Hafiq.

Sementara itu Bupati Batanghari H Muhammad Fadhil Arief mengapresiasi berbagai kegiatan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat baik langsung maupun tidak langsung. Hal itu menurut bupati, merupakan bagian dari pembangunan manusia sekaligus untuk meningkatkan indeks kesehatan masyarakat di daerah itu.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments