Jumat, 27 Januari 2023

Pembahasan APBD Perubahan Deadlock, DPRD Sarolangun Merasa Tak Dihargai

Rabu, 28 September 2022 | 19:29:44 WIB


Ketua DPRD Sarolangun Tantowi Jauhari
Ketua DPRD Sarolangun Tantowi Jauhari / Metrojambi.com

SAROLANGUN - Pembahasan APBD Perubahan Kabupaten Sarolangun tahun 2022 mengalami deadlock. Hal ini dikarenakan banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak hadir saat pembahasan bersama DPRD Sarolangun.

Salah satu pihak yang tidak hadir adalah Kepala Bappeda Sarolangun Muhammad. Tidak hadirnya Muhammad yang juga wakil ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sangat disayangkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun Tontawi Jauhari.

"Tadi malam sampai kita skror, yang hadir hanya Pak Sekda ssnhan DP2KAD. Yang lainnya hanya diwakili," kata Tantowi, Rabu (28/9/2022).

"Kita merasa tidak dihargai. Ini kan sudah diatur undang-undang, pembahasan dilakukan bersama oleh TAPD dan Banggar legislatif," ujarnya menambahkan.

Ditambahkan Tantowi, pembahasan APBD-P 2022 yang berlangsung sejak Senin (26/9/2022) malam, hingga kini dilakukan skorsing atau deadlock mengingat banyak OPD yang tidak hadir dalam pembahasan.

Tontawi mengatakan, APBD-P tahun 2022 harus disepakati bersama dengan batas waktu hingga akhir September ini.

Tantowi menyayangkan ketidak hadiran Kepala Bappeda Sarolangun yang tengah izin umroh sehingga  tidak dapat hadir dalam pembahasan.

"Kepala Bappeda itukan izin bupati untuk berangkat umroh. Dengan kondisi saat ini harusnya dipilah-pilah, haruskan diprioritaskan kewajiban dulu tugas dia sebagai Bappeda dan sebagai wakil dari ketua TAPD, inikan sebenarnya tidak boleh diwakili," tegasnya.

"Pagi hari ini kita sayangkan juga, begitu kita sudah membuka diri, minta dinas untuk menjelaskan dan pendapat OPD dengan TAPD tidak sama dengan angka perubahan, ada yang berubah dan bergeser menurut TAPD nilainya sekian dan menurut OPD nilainya sekian, sehingga di skor lagi," sambung Tantowi.

Lebih lanjut, Tantowi mengatakan seharusnya untuk cuti umroh kepala Bappeda dipelajari mengingat padatnya jadwal pembahasan mulai dari APBD-P tahun 2022 hingga KUA-PPAS APBD Kabupaten Sarolangun tahun 2023.

"Seharusnya Pj Bupati pelajari dulu, apakah dia (kepala Bappeda) sudah ambil cuti atau belum, kemudian berapa hari dia izinnya, kebetulan kan lagi pembahasan yang sangat penting ini," pungkasnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments