Senin, 30 Januari 2023

RSUD Raden Mattaher Jambi Terima Dua Vial Obat Gagal Ginjal Akut

Senin, 07 November 2022 | 11:31:40 WIB


RSUD Raden Mattaher
RSUD Raden Mattaher / Istimewa

JAMBI - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi belum lama ini telah menerima obat gagal ginjal akut yang dikirimkan dari Kemenkes RI.

"Obatnya sudah datang sebanyak dua vial. Satu vial idealnya pemakaian satu pasien," kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher, dr Anton Trihartanto Kepada Metro Jambi, Senin (7/11/2022).

Anton menjelaskan, jenis obat gagal ginjal yang diterima oleh RSUD Raden Mattaher yaitu fomepizol atau 4-metilpirazol. Ini adalah obat yang digunakan untuk mengobati keracunan metanol dan etilena glikol.

Dikatakannya lagi, fomepizol dapat digunakan secara tunggal atau kombinasi dengan hemodialisis. Obat ini diberikan melalui injeksi intravena.

"Efek samping yang umum terjadi antara lain sakit kepala, mual, dan rasa kantuk," jelas Anton.

Ditambahkan Anton, pihaknya juga berterima kasih kepada Kemenkes yang merespon pengajuan obat gagal ginjal akut di Jambi.

"Respon Kemenkes sangat bagus. Sekarang kita sudah bisa berjaga-jaga kalau ada pasien gagal ginjal akut dan dapat segera kita tangani," katanya.

Dikutip dari Kemkes.go.id, obat gangguan ginjal akut injeksi, fomepizole 1,5 ml, dalam bentuk vial telah tiba di Indonesia pada Sabtu (29/10) lalu. Sebanyak 200 vial didatangkan dari Jepang yang merupakan donasi dari PT. Takeda Indonesia.

Fomepizole akan langsung dikirim ke instalasi Farmasi Pusat. Obat tersebut keluar langsung dari bandara pukul 2 dini hari pada Sabtu (29/10), setelah melewati proses di bandara.

“Hibah ini dilaksanakan dengan itikad baik atas nama kemanusiaan untuk kepentingan kesehatan anak Indonesia,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan akan mendistribusikan obat tersebut sesuai yang dibutuhkan kepada seluruh rumah rujukan tingkat provinsi di Indonesia.

“Obat antidotum ini akan diberikan secara gratis kepada seluruh pasien di Indonesia,” tutup Menkes.


Penulis: Tri Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments