Rabu, 8 Februari 2023

Sidak Warem, Tim Temukan HIV/AIDS

Senin, 14 November 2022 | 07:19:23 WIB


/ Metrojambi.com

MUARATEBO - Tim terpadu Kecamatan Tebotengah, Kabupaten Tebo melakukan pemeriksaan kesehatan ke sejumlah warung remang-remang (warem) di daerah itu. Hasilnya mengejutkan.

Selain menemukan sejumlah perempuan yang diduga pekerja seks komersial (PSK), tim mendapati terduga pengidap HIV/AIDS. Temuan itu didapat setelah tim kesehatan turun bersama fokompincam untuk memeriksa kesehatan para pekerja di warem-warem tersebut.

Tim turun setelah mendapat laporan dari masyarakat soal keberadaan dan aktivitas warem-warem yang mencurigakan dan meresahkan. 

Kepala Puskesmas Muaratebo dr Leni Marlina mengatakan, ada delapan sampel pekerja yang diperiksa. “Dua di antaranya masuk dalam suspect HIV/AIDS dan hepatitis,”  ungkap Leni, Minggu (13/11/2022).

Disebutkan, sebenarnya sasaran tim adalah memerksa tiga penyakit, yakni hepatitis, HIV/AIDS dan spilis. Tetapi yang ditemukan hanya suspect HIV/AIDS dan hepatitis.

Mereka yang masuk dalam suspect itu diminta melakukan pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Sultan Thaha Saipuddin (STS) Tebo pada Senin (14/11).

HIV atau human immunodeficiency virus adalah virus yang merusak sistem kekebalan dengan menginfeksi dan menghancurkan sel-sel penting pada tubuh.

Bila tidak ditangani, HIV akan berkembang lebih serius menjadi AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome. Tubuh yang terkena AIDS tidak memiliki kemampuan melawan infeksi sehingga mempercepat kematian.

Camat Tebotengah Nurbadri menyatakan bahwa awalnya ada delapan warem yang beroperasi di wilayahnya. Namun setelah dilakukan sosialisasi dan imbauan agar tidak melakukan kegiatan yang bertentangan dengan norma agama dan sosial, empat warem tutup.

“Sedangkan empat warem lagi masih beroperasi. Kita akan meminta ke pemerintah desa melakukan tindakan dengan memberikan sanksi adat dan lainnya,” ujarnya.

Camat juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja untuk menindak warem-warem tersebut. “Keberadaan warem tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat,” katanya.

Di Tebotengah, warem terpantau beraktivitas di Desa Kandang. Sedangkan di Teboilir terlihat antara lain di Simpang Niam. Di Rimbobujang warem-warem bisa ditemukan di Terminal Unit 2.


Penulis: Suci Ramadhan
Editor: Joni Rizal



comments