Rabu, 8 Februari 2023

Usut Tuntas Pembunuhan Orang Rimba di Batanghari

Selasa, 22 November 2022 | 12:55:59 WIB


Ilustrasi senjata api.
Ilustrasi senjata api. /

JAMBI - KKI Warsi mengutuk keras pembunuhan Amin alias Melempir (35), Orang Rimba yang ditembak mati dalam perjalanan pulang di Sungai Kapahelang, Desa Padangkelapo, Marosebo Ulu, Kabupaten Batanghari.

Dia ditembak di jalan areal PT APL pada Jumat (18/11/2022), sekitar pukul 21.30 WIB. KKI Warsi menyatakan pembunuhan secara sadis itu menimbulkan trauma mendalam.

“Kami minta aparat keamanan mengusut tuntas kematian Orang Rimba ini dan memulihkan trauma yang timbul bagi anggota kelompok yang saat ini melangun setelah kematian anggota keluarga mereka,” kata Robert Aritonang, Manager Program KKI Warsi, Selasa (22/11/2022).

Penembakan dan perbuatan semena-mena ini menandakan perlindungan terhadap hak hidup suku ini masih sangat lemah. “Pengakuan dan kesetaraan Orang Rimba  masih belum dihargai oleh pihak lain, sehingga dengan mudahnya melakukan tindakan penghilangan nyawa,” kata Robert.

Dengan kejadian ini, penindakan hukum yang tegas sangat penting untuk memberikan efek jera kepada pelaku. Selain itu juga penting memulihkan trauma pada anggota kelompok yang saat ini terpencar dan ketakutan setelah peristiwa berdarah ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Tumanggung Jelitai, pimpinan kelompok Orang Rimba di kawasan itu tengah melangun bersama anggota kelompok lainnya ke dua tempat berbeda.

Sebelumnya, Tumenggung Jelitai tinggal di pemukiman sosial yang dibangun pemerintah pada 2013 lalu. Kelompok ini tinggal di RT 5 Desa Padangkelapo dan sebagian besar sudah tinggal menetap di desa ini.

Sebelumnya, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Batanghari menangkap seorang terduga pelaku penembak Amin Melempir, yakni seorang pria bernisial MM. Dia diamankan di perkebunan sawit di Desa Padangkelapo.

Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Piet Yasri meminta terduga lainnya untuk segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.  

Polisi sedang mendalami motif penembakan ini. Melempir ditembak dengan senjata api rakitan atau kecepek saat sedang melintas bersa,a sejumlah rekannya.


Penulis:
Editor: Joni Rizal



comments