Senin, 6 Februari 2023

Polda Jambi Selidiki Kasus Eks Graha Lansia

Rabu, 21 September 2022 | 07:16:40 WIB


/

JAMBI - Polda Jambi menyelidiki kasus pembongkaran bangunan eks Graha Lansia di kawasan Jambi Timur, Kota Jambi. Kasus ini ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

Untuk pembangunan rumah sakit ini, Pemkot menganggarkan melalui APBD 2022 Kota Jambi sebesar Rp 25 miliar. Namun gagal menyusul protes sejumlah pihak, termasuk DPRD. Sementara, bangunan lama eks Graha Lansia sudah dibongkar.

Kasubdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Jambi Kompol Ade Dirman yang ditanyai kasus ini mengelak mengungkapkan progres penyelidikannya. “Nanti dulu ya. Masih dalam penyelidikan,” ujarnya singkat, Senin (19/9/2022).

Sebelumnya, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana Fitra mengatakan bahwa biaya keseluruhan untuk pembangunan RS baru tersebut akan dimasukkan ke dalam dua tahun anggaran.

Katanya, Graha Lansia dirobohkan dulu, baru dibangun gedung baru untuk rumah sakit. “Untuk penyelesaian rumah sakit pada luas lahan sekitar 25 tumbuk tersebut dihitung estimasi anggarannya antara Rp70-80 miliar,” ujarnya.

Melalui APBD 2022, Pemkot sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 25 miliar.  “Pembangunan RS tipe C membuat masyarakat akan lebih mudah mengakses layanan kesehatan,” tandasnya.

Belakangan,Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengumumkan bahwa pembangunan di eks Graha Lansia itu batal. Di hadapan media, Fasha menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit di kawasan itu dinilai Kementerian Kesehatan kurang layak. 

“Karena luasan wilayahnya tidak memungkinkan. Sementara kita hentikan. Mereka (Kemenkes, red) merekomendasikan pengembangan puskesmas,” jelas Fasha.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana Fitra menyatakan, atas pembatalan itu, rekanan harus mengembalikan uang muka. “Saat ini sedang proses penyelesaian pengembalian uang muka,” ujarnya.

Sementara kondisi eks Graha Lansia akan dibiarkan begitu saja hingga proses pembangunan selanjutnya. “Tetap seperti itu. Rekanan itu baru buat borfilled saja. Tidak ada ganti rugi. Karena yang dibuat itu belum atau tidak memiliki fungsi,” jelas Momon.

Gedung eks Graha Lansia berada di  Jalan Kompol Zainal Abidin No 3 Kelurahan Budiman, Jambi Timur. Pantauan Metro Jambi, lokasi tersebut dipagari seng.  Terlihat bangunan seperti pos penjagaan berwarna putih dan plang bertuliskan Sekretariat Komisi Daerah Lanjut Usia Kota Jambi.

Sejumlah aktivis LSM  pada Senin, 15 Agustus 2022, pernah mendatangi DPRD Kota Jambi untuk menyoal proyek tersebyt. Mereka diterima Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Saiful.

Saat itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Saiful mengatakan bahwa  ada beberapa pekerjaan fisik yang tidak diketahui oleh DPRD dan banggar. Salah satunya rumah sakit di lokasi eks Graha Lansia itu.

Menurut dia, anggaran dan rencana proyek itu tidak pernah dibahas di DPRD. “Yang ada anggaran untuk pembangunan rumah sakit di Pasir Putih. Tidak ada untuk di Talang Banjar,” imbuhnya.


Penulis: Ichsan/Nita Priyanti/Joni Rizal
Editor: Joni Rizal


TAGS:


comments