Jumat, 27 Januari 2023

Masih Tahap Aktivasi, Jargas Sarolangun Ditargetkan Rampung Pada Triwulan lll

Rabu, 02 Juni 2021 | 19:07:09 WIB


Dedi Hendri
Dedi Hendri / Metrojambi.com/Mario Dwi Kurnia

 SAROLANGUN - Penggunaan Jaringan Gas Bumi (Jargas) di wilayah Kabupaten Sarolangun saat ini masih dalam tahapan aktivasi oleh rekanan perusahaan plat merah milik Pertamina Gas Nasional (PGN).

Asisten ll Bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kabupaten Sarolangun Dedi Hendri yang juga merangkap Plt Kepala Dinas PUPR menargetkan penyelesaian keseluruhan Jargas rampung pada triwulan lll tahun 2021 ini.

"Jargas itukan memang kita tahu bahwa itu dikerjakan oleh konsultan sama kontraktor kemarin, sekarang penyerahan dari kontraktor kepada PT PGN sudah selesai dan hari ini lagi melakukan aktivasi," ujarnya, Rabu (2/6).

Untuk aktivasi penyaluran gas ke setiap rumah pun hingga kini masih dilakukan oleh petugas PGN yang telah disiapkan. Meski dinilai kurang, pihak rekanan berjanji akan segera menambah jumlah petugas.

"Alhamdulillah perhari itu bisa 20 sampai 30 rumah diaktivasi, jadi memang ngak seperti kita nyambung yang lain dia bisa langsung jalan. Karena ini tingkat resikonya tinggi maka mereka lah yang bisa," jelasnya.

"Sementara petugas dari PGN itu baru empat orang, kita masih menunggu itu dan Insya Allah target mereka akan di segerakan," lanjutnya.

Untuk wilayah sektor tujuh di Kelurahan Sarkam dan Gunung Kembang, Dedi mengklaim sudah teraliri Jargas. Sedangkan untuk wilayah lainnya akan segera menyusul.

"Sektor tujuh sudah kemudian sektor satu dan bergerak terus. Jadi mulai dari per sektor akan dikerjakan," ungkapnya.

Yang jelas, untuk wilayah padat penduduk akan menjadi prioritas dalam penyaluran Jargas. Sembari mengharap tidak adanya permintaan pemindahan dari masyarakat.

"Kami targetkan di triwulan tiga ini mudah-mudahan sudah bisa berjalan, mudah-mudahan tidak ada lagi yang komplain minta pindah-pindah kan jaringan," tungkasnya.

Sementara itu, untuk lebih lanjut Dedi mengaku tidak menemukan kendala yang begitu berarti optimis agar pengerjaan tersebut dapat segera terselesaikan.

"Sekarang sudah lebih dari 1.500 yang kita rekod, jadi mudah-mudahan terkejar lah. Insya Allah dak ada," pungkasnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments